1.
Pertama –tama yang kita lakukan yaitu, buka root. KEmudian kita akan
lakukan instalasi samba dengan perintah apt-get install samba samba-client swat
2.
Lalu kita buat folder di direktori /home/tekajebe. Cara untuk membuat
folder yaitu dengan perintah mkdir. Ketik perintah mkdir /home/tekajebe/sharing.
3.
Langkah
selanjutnya yaitu membuat sebuah direktori, misal /home/tekajebe/sharing. Ubah mode direktori menjadi 777 dengan mengetik chmod 777 nama_folder. Karena saya berada di direktori root
maka saya ketik dengan perintah chmod 777
/home/tekajebe/sharing.
4.
Kemudian
kita akan coba membuat sebuah file pada direktori yang akan kita share. Untuk
membuat file ketikkan perintah nano lalu
enter. Sebagai contoh saya membuat file dengan nama share pada folder sharing. Simpan file tersebut dengan
menekan tombol CTRL+O dan CTRL+X untuk keluar. Karena saya berada di direktori
root, maka perintah yang saya gunakan yaitu nano /home/tekajebe/sharing/share.
Nah, ini tampilan file pada nano /home/tekajebe/sharing/share . Isi
sesuai kenginan anda.
5.
Untuk
mengakses folder “sharing” yang
akan dishare, user yang digunakan adalah user khusus untuk samba. Untuk itu,
kita perlu membuat user samba minimal 1 user. Sintak untuk menambah user yaitu useradd nama_user.
Perintah di atas
berfungsi untuk membuat user “biasa” saja. Agar user tersebut dapat mengakses
direktori samba, user tersebut perlu diberikan password khusus untuk login ke
samba.
6.
Ketikkan
perintah smbpasswd –a nama_user untuk
memberi password user lalu enter
7.
Untuk dapat melihat user apa
saja yang terdapat dalam system dengan mengetik cat /etc/passwd lalu enter.
8.
Selanjutnya kita akan menyiapkan
konfigurasi sharing untuk
direktori /home/tekajebe/sharing. File
konfigurasinya adalah /etc/samba/smb.conf.
Pada bagian paling akhir file,
tambahkanlah sintak berikut :
[sharing]
path
= /home/tekajebe/sharing
browseable
= yes
valid
users = samba
writeable
= no
read
only = yes
Simpan file konfigurasinya dengan menekan CTRL+O dan CTRL+X untuk keluar dari konfigurasi
9.
Kemudian kita restart samba, dengan perintah /etc/init.d/samba restart
10.
Kemudian buka explorer pada client, ketikkan IP addres server pada address
bar. Jika berhasil akan muncul kotak dialog login. Login dengan user yang sudah
kita buat tadi.
11.
Nah ini tampilan jika berhasil masuk pada direktori sharing. Disini
terlihat terdapat file share yang sudah dibuat tadi.
12.
Kemudian cobalah buat folder, jika muncul peringatan seperti dibawah ini
karena pada saat menyeting file /etc/samba/smb.conf pada writeable kita pilih
“no”. Jadi, kita hanya dapat membacanya saja. Read only untuk dapat membaca
file, bwroseable agar dapat ditemukan jaringan.



















0 komentar:
Posting Komentar