Tempatnya souvenir murah. Menerima souvenir untuk pernikahan. CP : 08562894930

Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Tips Agar Punya Banyak Teman

Nahh, dalam kehidupan sehari-hari kita pasti berhubungan dengan banyak orangkan Tentunya kita dituntut untuk pandai bersosialisai. Banyak orang yang tidak dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya yang baru. Nahh, disini saya akan memberikan sedikit tips-tps jitu ala mbak Yusna Fahmi (own blok) agar pandai bersosialisai dan mempunyai banyak teman ^_^.
Berikut tips agar punya banyak teman :
1. Ajaklah berbicara duluan
Cobalah kita untuk mengajak duluan berbicara. Pastikan topik yang dibicarakan tidak melampai batas. Mungkin teman bisa menanyakan namanya siapa, asalnya dari mana, yya hal yang sepele seperti itulah ^_^
2. Pastikan anda selalu tersenyum dan menyapa
Selalu berikan senyuman untuk orang-orang disekitar anda, apabila bertemu disuatu tempat jangan ragu-ragu untuk menyapa yya
3. Sedikit Guyon
Orang yang humoris biasanya selalu mempunyai banyak teman, jadi pastikan anda dapat diajak melakukan lelucon walau hanya sedikit.
4. Jadi pendengar yang baik
Nahh, jadilah pendengar yang baik untuk teman anda. Karena, orang lebih suka didengarkan daripada mendengarkan. Yya mulai dari hal kecil saja. Jika ada teman yang curhat ke anda, itu menandakan anda dapat menjadi pendengar yang baik
5. Ketehuilah sedikit tentang teman anda
yya mengetahui sedikit tentang teman itu bisa menambah teman loo, contohnya hari ulang tahunnya. Mengucapkan ultah kepada teman yang sedang berulang tahun itu bisa menambah keakraban, anda juga bisa memberinya kejutan yang nggak diduganya. 
6. Ringan Tangan (suka membantu)
Sukalah membantu teman yang sedang kesulitan yya, jangan mengharapkan imbalan. Tohh, jika kita punya masalah maka kita juga akan dibantu kembali. ^_^
7. Suka Berbagi
 Nahhh, jika kita punya makanan jangan lupa dibai-bagiin ke temen yya sobat. Ehh tapi, jangan pamrih loo. Ntarr, diungkit ungkit kalau temen gga mau ngasih, trus marah bilang biasanaya kamu tak kasih aku minta we gg mau ngasih huuu.
8. Jangan Egois
Jangan jadi pribadi yang egois teman, yang suka mentingin dirinya sendiri. Sekali-kali lihat keadaan teman lah, jangan suka memakasa kehendak juga. Nanti kalau kita egois, kita bia dijauhi teman bahkan gg punya temen loo.
9. Tidak memilih-milih teman
Ihh, aku paling sebel nihh temen yg kayak gini. Suka milih-milih atau beda-bedain. Yya akibatnya banyak yang gg suka tentunya jadi banyak yang menjauhi tsobb. Jangan suka milih-milih teman yya heheheh



  

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Instalasi samba beserta konfigurasinya


1.      Pertama –tama yang kita lakukan yaitu, buka root. KEmudian kita akan lakukan instalasi samba dengan perintah apt-get install samba samba-client swat


2.      Lalu kita buat folder di direktori /home/tekajebe. Cara untuk membuat folder yaitu dengan perintah mkdir. Ketik perintah mkdir /home/tekajebe/sharing.

3.      Langkah selanjutnya yaitu membuat sebuah direktori, misal /home/tekajebe/sharing. Ubah mode direktori menjadi 777 dengan mengetik chmod 777 nama_folder. Karena saya berada di direktori root maka saya ketik dengan perintah chmod 777 /home/tekajebe/sharing.

4.      Kemudian kita akan coba membuat sebuah file pada direktori yang akan kita share. Untuk membuat file ketikkan perintah nano lalu enter. Sebagai contoh saya membuat file dengan nama share pada folder sharing. Simpan file tersebut dengan menekan tombol CTRL+O dan CTRL+X untuk keluar. Karena saya berada di direktori root, maka perintah yang saya gunakan yaitu nano /home/tekajebe/sharing/share.

      Nah, ini tampilan file pada nano /home/tekajebe/sharing/share . Isi sesuai kenginan anda.


5.       Untuk mengakses folder sharing” yang akan dishare, user yang digunakan adalah user khusus untuk samba. Untuk itu, kita perlu membuat user samba minimal 1 user. Sintak untuk menambah user yaitu useradd nama_user.

Perintah di atas berfungsi untuk membuat user “biasa” saja. Agar user tersebut dapat mengakses direktori samba, user tersebut perlu diberikan password khusus untuk login ke samba.
6.       Ketikkan perintah smbpasswd –a nama_user untuk memberi password user lalu enter



7.      Untuk dapat melihat user apa saja yang terdapat dalam system dengan mengetik cat /etc/passwd lalu enter.



8.       Selanjutnya kita  akan  menyiapkan  konfigurasi  sharing  untuk  direktori  /home/tekajebe/sharing. File konfigurasinya adalah /etc/samba/smb.conf.
Pada bagian paling akhir file, tambahkanlah sintak berikut :
[sharing]     
path = /home/tekajebe/sharing    
browseable = yes    
valid users = samba     
writeable = no      
read only = yes      
Simpan file konfigurasinya dengan menekan CTRL+O dan CTRL+X untuk keluar dari konfigurasi

9.      Kemudian kita restart samba, dengan perintah /etc/init.d/samba restart

10.  Kemudian buka explorer pada client, ketikkan IP addres server pada address bar. Jika berhasil akan muncul kotak dialog login. Login dengan user yang sudah kita buat tadi.



11.  Nah ini tampilan jika berhasil masuk pada direktori sharing. Disini terlihat terdapat file share yang sudah dibuat tadi.

12.  Kemudian cobalah buat folder, jika muncul peringatan seperti dibawah ini karena pada saat menyeting file /etc/samba/smb.conf pada writeable kita pilih “no”. Jadi, kita hanya dapat membacanya saja. Read only untuk dapat membaca file, bwroseable agar dapat ditemukan jaringan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Instalasi FTP beserta konfigurasinya


1.   Pertama-tama bukalah sistem operasi debian6 squeeze. Kemudian kita ubah Network adapternya menjadi bridge.
2.      Kemudian bukalah root pada terminal caranya buka accessories à root terminal. 

3.      Setelah itu kita diminta password pada root, isi sesuai dengan password root anda, kemudian enter.

4.      Setelah berhasil masuk di direktori root, sebaiknya kita menyeting IP address pada server/debian6 squeeze terlebih dahulu. Perintah yang digunakan untuk menyeting IP address yaitu nano /etc/network/interfaces.
Kemudian tambahkan sintak berikut ini:
Autho eth0
Iface eth0 inet static
Address 192.168.9.100
Netmask 255.255.255.0
Broadcast 192.168.9.255
Setelah itu simpan file, untuk menyimpan file kita tekan tombol CTRL + X.



5.      Setelah melakukan setting IP addres, kita harus merestartnya terlenih dahulu. Perintah yang digunakan yaitu /etc/init.d/networking restart. Jika tampilan anda seperti saya dibawah ini, maka restart IP address berhasil.


6.      Kemudian kita lihat konfigurasi IP kita dengan perintah ifconfig. Jika sudah terdapat ip address maka setting ip berhasil. Kemudian cobalah melakukan ping diri sendiri, caranya ping 192.168.9.100

7.      Setelah berhasil melakukan ping diri sendiri, cobalah melakukan ping ke komputer lain atau ke komputer client.


8.      Kemudian cobalah juga ping pada client, agar benar-benar memastikan bahwa server dapat tersambung ke client. BUkalah CMD pada client, lalu ketikkan perintah ping ipserver. Contoh ping 192.168.9.100


9.      Kemudian stelah berhasil melakukan ping, saatnya kita install FTPnya. Perintah yang digunakan untuk install FTP yaitu apt-get install proftpd

10.  Saat proses instalasi kita akan ditanyai untuk menjalankan ftp sebagai service from inetd atau standalone. Kita pilih saja standalone sesuai dengan keadaan jaringan kita yang tinggi. Sedangkan from inetd digunakan untuk keadaaan jaringan yang tidak terlalu tinggi.


11.  Setelah menginstall FTP di server, kita buka browser pada client. Ketikkan alamat server atau ipaddress server pada addressbar. Jika sudah muncul permintaan login, maka sudah berhasil. Cobalah login sebagai user bukan root.


12.  Nah, ini tampilan jika kita sudah berhasil login di browser pada client.


13.  Kemudian kita ubah file proftpd.conf. Caranya dengan perintah nano /etc/proftpd/proftpd.conf.

14.  Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Hilangkan tanda pagar yang ada pada default root

15.  Jika FTP server yang dibangun nantinya diperkitakan akan sangat sibuk, mungkin Anda harus
mengubah beberapa konfigurasi Timeout untuk kondisi client yang tidak mentransfer, stalled atau yang sedang idle. Tujuannya agar client-client tersebut tidak membebani server, dan memberikan kesempatan ke client lain yang ingin mengakses server Anda. Nilai default-nya dalam satuan detik
(600 = 10 menit).
TimeoutNoTransfer 600
TimeoutStalled 600
TimeoutIdle 1200
Kemudian ubah menjadi
TimeoutNoTransfer 60
TimeoutStalled 60
TimeoutIdle 120
Sebagai tambahan, ubahlah ServerName menjadi nama server yang anda inginkan.
ServerName “Debian”  ============>  ServerName “Server nya Stembayo”



16.  Karena server ftp kita akan digunakan untuk umum maka kita perlu mengatur agar orang lain juga bisa melihat ftp kita tanpa perlu login. Oleh karena itu temukan kata “#<Anonymous~ftp> “ dan hilangkan tanda pagarnya sampai “</Anoymous> “.Setelah pengaturan selesai maka tekan Ctrl+O untuk menyimpan dan Ctrl+X untuk keluar.

17.  Selanjutnya kita restart FTPnya, ketikkan perintah /etc/init.d/proftpd restart.
jika dihilangkan tanda pagar akan muncul gambar seperti ini

18.  Lihat file yang terdapat pada ftp tersebut, file-file tersebut adalah file yang terdapat pada direktori /home, directory ini adalah direktori pertama yang dituju dan merupakan default pada user tersebut. Kita dapat mengganti tujuannya dengan menggunakan perintah : usermod –d (direktori yang dituju) (nama user). Kemudian ubah mode, agar bias dilihat dengan perintah chmod 777 /home/tekajebe ftp.

19.  Untuk memasukan file(upload) pada ftp server maka kita memerlukan filezila, oleh karena itu installah filezila pada computer client. Setelah instalasi selesai maka buka filezila, masukan alamat IP address server, username, dan password.

20.  Untuk menambahkan file maka caranya adalah cari file selanjutnya klik kanan dan pilih upload.


21.  Kemudian refreshlah ftp pada browser client. Dan lihat apakah file yang diupload sudah ada.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS